Secangkir Teh Dilmah Anda Membuat Bumi Menjadi Lebih Hijau

Teh merupakan salah satu minuman yang sudah sangat umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Teh diketahui memiliki kandungan antioksidan, yaitu senyawa yang dapat membantu untuk mengatasi dan mencegah penyakit degenerative seperti kanker, penyakit pembuluh darah, stroke, serta diabetes mellitu. Diantaranya adalah teh melati, teh hitam, teh kayu aro, teh putih, teh oolong dan teh hijau.

Teh Dilmah dengan sumber tehnya yang berasal langsung dari kebun dan tidak dicampurkan (unblended) sehingga menghasilkan rasa teh Ceylon yang unik. Tidak hanya memperhatikan rasanya saja, teh Dilmah juga memperhatikan lingkungan dalam memproduksi tehnya. Saat ini, Dilmah sudah mendapatkan sertifikasi Carbon Neutral.

Tidak seperti pabrik atau produsen pada umumnya yang menghasilkan emisi karbon dengan jumlah banyak baik pada saat produksi maupun pada saat pemrosesan, Dilmah merupakan produsen teh yang mendapatkan sertifikasi Carbon neutral, yaitu mengurangi kadar karbon dioksida (CO2) bersamaan dengan pengeluarannya. Hal ini dimaksudkan adalah kadar CO2 di atmosfer tidak bertambah, melainkan berputar siklusnya (kadar CO2 yang dikeluarkan = kadar CO2 yang diserap oleh tanaman teh) dimulai dari penanaman, pertumbuhannya, pemrosesan, sampai dengan transport dan pengepakan. Hal ini sudah disertifikasi dalam United Nations Framework Convention on Climate Change dalam Voluntary Cancellation Certificate yang menyatakan bahwa Dilmah tea telah berhasil menekan sebanyak 31.315 ton karbon dioksida.

Sebagai salah satu dari banyak gerakan lingkungan bebas karbon dari kami, proyek Penghijauan Batticaloa melibatkan penanaman satu juta pohon kacang mede untuk mengubah Sri Lanka Timur dalam hal ekonomi dan lingkungan menjadi lebih baik. Dengan 750.000 pohon yang sudah ditanam, proyek ini juga diproyeksikan untuk menghasilkan 1 Miliar Rupee dari panen kacang mede yang akan membantu mempromosikan wilayah timur sambil meningkatkan penghijauan di wilayah tersebut.

Leave a Reply